5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"

DKPP Periksa Ketua dan Anggota KPU RI

Kamis, 11 Oktober 2018
265 dilihat

Jakarta, DKPP – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP) menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu perkara No. 227, 231, & 241 /DKPP-PKE-VII/2018 di Ruang Sidang DKPP, Gedung Bawaslu, Jakarta, pada Kamis (11/10/2018).

Bertindak selaku Ketua Majelis Dr. Harjono dan Anggota Majelis Dr. Ida Budhiati, Dr. Alfitra Salamm, dan Fritz Edward Siregar, Ph.D.

Pengadu perkara No. 227/DKPP-PKE-VII/2018 adalah Imran Mahfudi (Bakal Calon Anggota DPRA dari PDIP Dapil Aceh 9) sedangkan Teradu Ketua KPU RI,  Arief Budiman.

Pengadu perkara No.  231/DKPP-PKE-VII/2018 adalah Sudirman Ziliwu dan  Teradu  Arief Budiman, & Evi Novida Ginting Manik, Ketua dan Anggota KPU RI.

Pengadu perkara No. 241/DKPP-PKE-VII/2018: Moh. Taufik (Peserta Pemilu) & Mohamad Taufiqurrahman (kuasa peserta Pemilu). Teradu: Betty Epsilon Idroos, Partono, Sunardi, Nurdin, Muhaimin, Deti Kurniawati, Marlina (masing-masing sebagai Ketua dan Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta). Teradu lain, Arief Budiman, Pramono Ubaid Tantowi, Wahyu Setiawan, Hasyim Asy’ari, Ilham Saputra, Viryan, Evi Novida Ginting  ( masing-masing sebagai ketua dan anggota KPU RI).

Sidang untuk perkara nomor 241/DKPP-PKE-VII/2018 berlangsung singkat. Pasalnya, Pengadu melalui kuasa hukumnya mencabut pengaduan tersebut. “Alasan mencabut karena prinsipal telah terdaftar menjadi daftar calon tetap (DCT),” kata Mohamad Taufiqurrahman dalam sidang.

Sementara sidang perkara 231, & 227 DKPP-PKE-VII/2018 tetap dilanjut. Agenda sidang kali ini adalah mendengarkan pokok-pokok pengaduan Pengadu dan mendengarkan jawaban Teradu. Sidang mencapai empat jam. [Teten Jamaludin]

Sidang ini bisa disaksikan melalui streaming:

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=244218732919780&id=181197602479595.