5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"

KIP dan Panwas Kota Subulussalam diperiksa DKPP

Jumat, 10 Agustus 2018
155 dilihat

Jakarta, DKPP – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pemeriksaan kedua atas dugaan pelanggaran kode etik dengan Teradu penyelenggara Pemilu di Kota  Subulusalam Provinsi Aceh, Jumat (10/8) dengan perkara nomor 146/DKPP-PKE-VII/2018. Sidang ini digelar melalui video conference antara Kantor KPU RI dengan KIP Provinsi Aceh.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Dr. Harjono dari Ruang Vidcon KPU RI yang berada di Jakarta sedangkan Anggota Majelis Ria Fitri (TPD unsur tokoh masyarakat) dan Zuraida Alwi (ex-officio Bawaslu) berada di Kantor KIP Aceh.

Selaku Teradu ialah Anggota KIP Kota Subulusalam, Asmiadi, serta Masrianto Saraan, Sariadi, dan Arby Pranatha merupakan Anggota Panwaslih Kota Subulusalam. Mereka diadukan oleh Affan Alfian yang dikuasakan kepada Muhammd Safrijal, dkk terkait dengan perilaku tidak profesional para Teradu dalam menindaklanjuti laporan pelanggaran Pemilu. Sidang pemeriksaan kedua ini memiliki agenda mendengarkan jawaban dari Teradu. (Prasetya Agung N)