Jakarta, DKPP – Sub Bagian Publikasi dan Sosialisasi Kode Etik DKPP dituntut
untuk meningkatkan kemampuan dalam menghadapi tantangan dan perubahan
lingkungan yang sangat cepat serta mampu berfungsi sebagai jembatan untuk
membangun suasana yang kondusif dengan stake holder penyelenggara Pemilu dan
masyarakat melalui rangkaian komunikasi yang baik.

Meskipun masuk dalam lingkup kerja sub bagian, namun
tupoksi sub bagian ini sesungguhnya adalah melakukan kerja-kerja humas sebuah
lembaga (Humas DKPP –red).  Oleh karena
itu paradigma harus diubah, Subbag Publikasi dan Sosialisasi DKPP dari sekadar
sebagai pelaksana reaktif menjadi lebih proaktif dan responsif.

Dalam melakukan proses komunikasi dengan masyarakat,
Humas DKPP menggunakan berbagai saluran media dalam rangka menyebarluaskan
pesan secara serempak dan cepat kepada masyarakat. Dalam hubungannya dengan
media (media relations), Humas melakukan rangkaian publisitas yang
optimum terhadap pesan atau informasi lembaga meningkatkan pengetahuan dan
pemahaman yang positif yang ditangkap publik (positif public image building).

Mengawali rangkaian kegiatan kunjungan DKPP ke media baik
cetak maupun elektronika, Selasa (18/7) bertempat di ruang kerja, Ketua DKPP
Prof. Harjono menerima kunjungan redaksi majalah berita mingguan GATRA. Mereka
adalah Gandhi Achmad (redaktur), Andhika Dinata (reporter) dan Ardi Widiansyah
(fotographer). Dari acuan wawancara yang telah diterima Humas DKPP sehari
sebelumnya,  ada 11 pertanyaan yang
diajukan dalam wawancara khusus ini terkait dengan beberapa hal antara lain
rencana DKPP menghadapi Pilkada Serentak Gelombang 3 tahun 2018, integritas
penyelenggara Pemilu, sinergi DKPP dengan penyelenggara Pemilu, pencegahan
pelanggaran kode etik, sanksi etika, komitmen penyelenggara dan traking
penyelenggara yang pernah dijatuhi sanksi DKPP.

“DKPP memerlukan media dan sebaliknya, media massa
memerlukan Humas untuk pemberitaan atau penyiaran. Maka diperlukan pendekatan
tertentu, yang mampu meyakinkan media mengenai materi pemberitaan atau
penyiaran yang bertalian dengan kebijakan, program, prakarsa, gagasan, dan
permasalahan yang laik disebarluaskan kepada publik. Di bagian inilah
profesionalitas Humas dalam menjalin hubungan dengan media massa merupakan
faktor penting dan menentukan dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan,”
kata Mantan Wakil Ketua MK ini.

Wawancara berjalan dalam suasana yang hangat dan non
formal. “Ini Gatra bikin pertanyaannya susah-susah amat,” canda ketua yang
diawal karirnya pernah menjadi wartawan di Harian Suara Surabaya ini.

Selanjutnya Humas DKPP telah menjadwalkan kunjungan media
ke Kompas grup, Berita Satu, Metro TV, TV One, Majalah Tempo sedangkan media
yang lain masih dalam konfirmasi. [Diah Widyawati]