5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"

Anggota DKPP Kenalkan Pemilu Berintegritas

Kamis, 06 Desember 2018
68 dilihat

Jakarta, DKPP - Prasyarat Pemilu yang berintegritas menjadi keniscayaan dari penyelenggara Pemilu yang independen dan profesional. Mereka dituntut selain paham aturan juga profesional. 

 “Penyelenggara Pemilu tidak hanya punya pengetahuan tetapi juga keahlian. Yaitu keahlian dalam mengatasi masalah sekaligus mencarikan solusinya dari masalah-masalah tersebut. Terlebih pelaksanaan Pemilu sekarang lebih rumit,” pesan Ida dalam acara menyampaikan materi dalam acara Peningkatan  Pemahaman Undang-Undang Bidang Politik tahun 2018 dengan tema "Mewujudkan Pemilu 2019 yang  Kondusif dan Demokratis" di Jakarta Timur tadi sore (5/12/2018). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Timur. Pesertanya adalah PPK se-Jakarta Timur.  

Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Ida Budhiati mengenalkan Pemilu yang Berintegritas. Selain, penyelenggara Pemilu yang independen dan profesional ada enam syarat lain. Pertama adalah adanya kepastian hukum.  Kedua, data Pemilih yang akurat dan lengkap. Ketiga, menjaga otensitas suara rakyat. Keempat, peserta Pemilu taat regulasi. Kelima partisipasi masyarakat.  Dan terakhir, penegakan hukum.

Ida yang juga mantan anggota KPU RI periode 2012-2018 itu berpesan penyelenggara Pemilu untuk melayani. Terkait dengan kepastian hukum, tidak hanya soal norma hukum tetapi juga kepastian dalam pelayanan. Pelayanan tidak boleh berbeda-beda apalagi pelayanan yang berkaitan langsung dengan hak konstitusional warga seperti menghilangkan hak untuk memilih atau dipilih. “Hilangnya hak konstitusional akibat ketidakseragaman dalam hal pelayanan, kalau ini terjadi, penyelenggara Pemilu berarti menjadi salah satu satu sumber masalah Pemilu yang demokratis,” pungkasnya. [Teten Jamaludin]