5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"
  • Home
  • Aktifitas
  • DKPP Gelar Focus Group Discussion dengan Peserta Pemilu

DKPP Gelar Focus Group Discussion dengan Peserta Pemilu

Selasa, 04 Desember 2018
84 dilihat

Jakarta, DKPP- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyelenggarakan Focus Group Discussion Pendapat Stakeholders Mengenai Kinerja DKPP Dari Unsur Peserta Pemilu, Pemerintah dan DPR di Jakarta, Selasa (4/12/2018). Hadir Prof Teguh Prasetyo, Prof Muhammad, Alfitra Salamm, dan Ida Budhiati, Kabag Adm. Umum Yusuf serta sebagian staf sekretariat DKPP. Sementara pihak luar yang hadir, perwakilan dari PKPI, Partai Berkarya, PKB, PPP, PKS, PSI dan Perindo.

Anggota DKPP Alfitra Salamm menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan lanjutan dari FGD sebelumnya dengan mengundang penggiat Pemilu. Untuk FGD kali ini mengundang partai politik/peserta Pemilu, pemerintah dan DPR. Pihaknya berharap peserta yang hadir bisa memberikan masukan dan pendapat mengenai kinerja DKPP. Selain itu, ia juga berharap peserta Pemilu dapat menjaga sekaligus mengawal kode etik penyelenggara Pemilu. “Kami berharap pimpinan partai membantu kami untuk mengawal kode etik penyelenggara pemilu,” katanya.

Alfitra yang juga mantan peneliti senior LIPI ini menyampaikan bahwa dalam penegakan kode etik penyelenggara Pemilu, pihaknya telah melakukan pencegahan-pencegahan melalui sosialisasi kode etik penyelenggara Pemilu di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Peserta yang hadir adalah kalangan mahasiswa dan dosen perguruan tinggi. “Kami berharap peserta yang telah mengikuti sosialisasi kode etik, mereka menjadi duta etik penyelenggara Pemilu,” katanya.

Selain sosialisasi kode etik, lanjut mantan Sesmenpora, DKPP juga telah melaksanakan pendidikan etik penyelenggara Pemilu. Peserta kegiatan ini adalah para penyelenggara Pemilu. “Pendidikan etik ini sudah dilaksanakan di tiga provinsi di Indonesia,” jelas dia. .   

Sementara itu, Ida Budhiati menyampaikan bahwa tugas dan kewenangan DKPP sangatlah kecil. Hanya mengurusi kode etik penyelenggara Pemilu. “Kami hanya memeriksa dan memutus dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu,” katanya. [Teten Jamaludin]