5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"

DKPP Periksa Bawaslu RI dan Bawaslu Lampung

Kamis, 04 Oktober 2018
205 dilihat

Jakarta, - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memeriksa nomor perkara 225/DKPP-PKE-VII/2018, 226/DKPP-PKE-VII/2018, 229/DKPP-PKE-VII/2018, 245/DKPP-PKE-VII/2018, & 246/DKPP-PKE-VII/2018 di Ruang Sidang DKPP, Gedung Bawaslu RI, Lantai 5, Jalan MH Thamrin      No. 14, Jakarta Pusat pada Kamis (4/10/2018). Selaku ketua majelis Harjono dan anggota majelis Prof Muhammad, Prof Teguh Prasetyo, Ida Budhiati, dan Alfitra Salamm.

Pengadu No. Perkara: 225/DKPP-PKE-VII/2018 adalah Eko Purnomo, Antoni Anom, Esti Nur Fatonah, Meli Rida, Lilis Pujiati, Romli (Masyarakat/Pemilih). Teradu: Abhan, Rahmat Bagja, Mochamad Afiffudin, Ratna Dewi Pettalolo, Fritz Edward Siregar (masing-masing sebagai ketua dan anggota Bawaslu RI. Teradu lain, Fatikhatul Khoiriyah, Adek Asy’ari, Iskardo P. Panggar (ketua dan anggota Bawaslu Provinsi  Lampung).

Pengadu No. Perkara 226/DKPP-PKE-VII/2018 adalah Purnama Hidayah, Arip Setiawan, R. Ari Vanzona (peserta seleksi) memberikan kuasa kepada Heri Hidayat. Namun Heri tidak hadir dalam sidang ini. Pihak Teradunya sama dengan nomor perkara 225/DKPP-PKE-VII/2018. 

Sedangkan Pengadu No. Perkara: 229/DKPP-PKE-VII/2018, Edi Sastrawan, (peserta Seleksi Calon Anggota Bawaslu Kab. Way Kanan). Teradu: Abhan, (Ketua Bawaslu RI), dan Gunawan Suswantoro, (Sekretaris Jenderal Bawaslu RI). Pengadu No. Registrasi: 245/DKPP-PKE-VII/2018, Yutri Sariwulan, (peserta Seleksi Bawaslu Kabupaten/Kota Jawa Barat). Teradu: Ketua dan empat Anggota Bawaslu RI. Pengadu No. Perkara: 246/DKPP-PKE-VII/2018, Edi Sastrawan (masyarakat/pemilih). Teradu: Ketua dan empat Anggota Bawaslu RI dan Fatikhatul Khoriah (Ketua Bawaslu Provinsi Lampung).

Namun, khusus pengaduan nomor perkara 229/DKPP-PKE-VII/2018 pengadu mencabut. Namun Edi tetap mengikuti persidangan untuk nomor perkara 246/DKPP-PKE-VII/2018. “Pengaduan pertama (No perkara 229/DKPP-PKE-VII/2018, red) sudah saya cabut, namun berhubungan pengaduan pertama tidak bisa dicabut, maka saya sampaikan pencabutan perkara di sini,” katanya.

Agenda sidang ini adalah mendengarkan pokok-pokok pengaduan Pengadu dan mendengarkan jawaban para Teradu. [Teten Jamaludin]