No. 123/DKPP-PKE-VI/2017
Tanggal: 2018/01/11 13:30
Teradu: 1. Adam Arisoi 2. Izak R. Hikoyabi 3. Tarwinto 4. Beatrix Wanane 5. Sombuk Musa Yosep (Ketua dan Anggota KPU Provinsi Papua)
Acara: Sidang Pembacaan Putusan
1. Teradu I dan Teradu II mengintervensi pekerjaan para Pengadu dengan menjalin komunikasi dengan Paslon Nomor Urut 2 Mathius Awaitouw. Akibatnya, Paslon Nomor Urut 2 lebih sering berkomunikasi dengan Teradu I dan II daripada dengan Para Pengadu;
2. Teradu I mempermalukan KPU Kabupaten Jayapura karena membuat pernyataan publik yang mempersoalkan SK KPPS dan lampirannya;
3. Para Teradu mengabaikan Rekomendasi Bawaslu RI Nomor 0648/K.Bawaslu/PM 06.00/VIII/2017 tanggal 21 Agustus 2017;
4. Para Teradu sengaja membangun opini publik agar masyarakat kehilangan kepercayaan kepada Panwas Kabupaten Jayapura, Bawaslu Provinsi Papua, dan Bawaslu RI;
5. Teradu IV mengeluarkan komentar yang menyebut KPU Kabupaten Jayapura tidak profesional, padahal Para Pengadu telah melakukan konsultasi baik kepada KPU Provinsi Papua maupun KPU RI;
6. Para Teradu mengesahkan anggota Tim Pemenangan Mathius-Giri sebagai penyelenggara Pemilu di tingkat PPD, PPS, dan KPPS;
7. Teradu II mengeluarkan pernyataan yang melarang publik untuk mengakses kegiatan-kegiatan KPU Kabupaten Jayapura;
8. Para Teradu telah melakukan penyimpangan dan pemborosan anggaran PSU;
9. Para Teradu tidak pernah memberikan jadwal tahapan PSU kepada Paslon Nomor Urut 1, 3, dan 5;
10. Para Teradu tidak pernah melakukan Bimtek terkait pengisian Form C-6 kepada KPPS;
11. Para Teradu meloloskan pasangan suami-isteri sebagai penyelenggara Pemilu, yakni Ronald Matatula (PPD Sentani Kota) dan Aurellia C.A. Nussy (anggota PPS);
12. Teradu II merangkap jabatan sebagai Ketua KNPI Kabupaten Jayapura, Ketua Karang Taruna Kabupaten Jayapura, dan BUMD Kabupaten Jayapura;
13. Teradu II melakukan perjalanan dinas dengan menggunakan helikopter sehingga terjadi pembengkakan anggaran sekira Rp.230.000.000;
Teradu II melibatkan kepentingan pribadi dalam proses seleksi anggota PPD Unurumguay.

