Ketua DKPP

Wartawan adalah profesi yang menuntut ketajaman indera, logika yang kritis, serta keteguhan hati. Dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) adalah sebuah lembaga yang menuntut integritas tanpa kompromi. Saat seorang wartawan menduduki jabatan pimpinan DKPP, Ia tidak sedang melompat. Melainkan berevolusi. Sebab dalam darahnya telah mengalir DNA integritas. Heddy Lugito, wartawan senior yang menjabat Ketua Dewan

Menjadi yang paling muda di usia matang adalah privilege yang yang tidak membebani Muhammad Tio Aliansyah. Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu periode 2022-2027 ini lahir di Jakarta pada 9 September 1974. Termuda dalam daftar pimpinan DKPP dalam periode yang sama. Dengan privilege itu, dari para koleganya, Ia memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar berpikir dan bertindak

Pemilihan Umum adalah pentas demokrasi sangat besar yang perlu diawasi. Dan di antara para pengawas pemilu yang selalu duduk di baris paling depan, tersebutlah nama Ratna Dewi Pettalolo. Satu-satunya perempuan dalam daftar pimpinan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu di era kiwari ini, memulai karier kepemiluannya pada 2009 sebagai Ketua Panwas Kota Palu. Sejak itu, ia seperti

Anggota DKPP

J. Kristiadi, lahir di Yogyakarta, pada 24 Maret 1948. Ia adalah seorang Peneliti Senior Centre for Strategic and International Studies (CSIS) sejak 1976 dan sampai sekarang masih menjabat sebagai Sekretaris Yayasan CSIS Jakarta. Ia juga pernah sebagai dosen tetap FISIPOL Universitas Atma Jaya (1994-2008); menerima gelar sarjana (Drs) pada tahun 1976, dan meraih gelar doktor

I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi lahir di Desa Yeh Sumbul, Jembrana, Bali, pada 21 November 1970. Pria yang akrab dipanggil Raka Sandi ini tumbuh dan berkembang menjadi sosok yang punya kegemaran memadukan lintas disiplin keilmuan. Ia mewakili stereotipe orang Bali yang multitasking secara akademik; mulai dari meraih gelar Sarjana Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada,

Anggota DKPP

Pada era disrupsi teknologi informasi sekarang ini, dibutuhkan pejabat penyelenggara kepemiluan tingkat nasional yang mengerti cara menampilkan demokrasi yang ramah media sosial dan menawarkan algoritma komunikasi politik yang atraktif. Berbekal gelar Magister Ilmu Komunikasi dari FISIP Universitas Sebelas Maret, Yulianto Sudrajat mengisi ruang itu dengan gagasan kreatifnya dalam membaca masa depan kepemiluan; yang tidak melulu

Dunia kepemiluan bukan hal baru bagi Herwyn Jefler Hielsa Malonda. (akrab disapa Herywn). Dua puluh tiga tahun lalu, tepatnya pada tahun 2003, pria dengan sapaan akrab Herwyn ini didaulat menjadi Wakil Ketua Panwaslu Kabupaten Minahasa dalam rangka Pemilihan Umum Legislatif, Presiden, dan Wakil Presiden Tahun 2004. Herwyn juga mendapat kepercayaan menjadi Ketua Panwas Pilkada Kabupaten