Prinsipal Kecewa Teradu Tidak Hadir

Jakarta, DKPP – Prinsipal Ami Taher-Suhaimi Surah melalui kuasa hukumnya Octavianus Rizwa kecewa atas ketidakhadiran Teradu pada sidang ketiga KPU Kabupaten Kerinci Kamis (05/09). Pengadu menduga ada upaya kesengajaan dari pihak Teradu untuk menunda dalam perkara ini.    “Dimana mereka (Teradu, red) meletakan integritas itu. Sebagai penyelenggara Pemilu mestinya mengedepankan nilai-nilai integritas. Saya pikir pemilu

Sidang Keempat Donggala, Majelis Anggap Cukup

Jakarta, DKPP– Sidang keempat perkara Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Kamis (5/9) rencananya mendengar keterangan Saksi. Akan tetapi, satu Saksi yang dihadirkan Pengadu yakni Idham Pettalolo ditolak oleh Majelis karena dinilai tidak relevan. Sementara Teradu tidak menghadirkan Saksi. “Ada gak saksi selain ini. Ini membawa kepentingan Saudara, karena Sekretaris Tim Pemenangan,” tanya Ketua Majelis Sidang Nur

Dinilai Tertutup, KPU Kabupaten Luwu Di-DKPP-kan

Jakarta, DKPP – Anggota Panwaslu Kabupaten Luwu Handyang mengadukan ketua dan empat anggota KPU Kabupaten Luwu kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Pengadu mendalilkan bahwa mereka tertutup saat rapat pleno penetapan calon bupati dan wakil bupati dalam Pemilukada 2013. Selain itu, KPU setempat telah menetapkan dan memberikan data ganda kepada bakal calon perseorangan Muh. Arfah-Ferry

Pengadu dan Teradu Hadirkan Saksi

Jakarta, Mabes – Sidang dugaan pelanggaran kode etik KPU Kabupaten Lembata menghadirkan saksi dan pihak terkait, tadi siang (04/09) pukul 10.30. Baik saksi yang didatangkan pihak Teradu maupun pengadu sebanyak dua orang.    Saksi Teradu yaitu, Servasius S Manek, ketua Korda NTT DPP Partai Hanura dan Ketua DPD NTT Partai Hanura Jimmi Sianto. Keduanya hadir

Saksi Benarkan Teradu ** Soal Kepengurusan DPC Partai Hanura

Jakarta, DKPP – Servasius S Manek, ketua Korda NTT DPP Partai Hanura dan Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Nusa Tenggara Timur membenarkan pihak Teradu bahwa kepengurusan DPC Partai Hanura Kabupaten Lembata dan daftar calon sementara (DCS) dari Partai Hanura adalah versi Adrianu Sunur.      “Saya selaku ketua DPD Partai Hanura dan sekretaris DPD menandatangani surat

DKPP Sidangkan Perkara KPU Kab Luwu

Jakarta, DKPP– Hari ini, Rabu (4/9) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang dugaaan pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan oleh Ketua dan Anggota KPU Kab Luwu. Kelima komisioner KPU tersebut diperkarakan oleh Hadyang salah seorang anggota Panwaslu Kab Luwu. Adapun pokok aduan yang disampaikan Hadyang dalam persidangan meliputi, pertama terkait pelaksanaan Pleno penetapan Paslon

KPU Kab Luwu Bantah Insiden Pengusiran Ketua Panwaslu

Jakarta, DKPP– Hadyang, salah seorang Anggota Panwaslu Kab Luwu, Sulsel memperkarakan lima komisioner KPU Kab Luwu ke DKPP. Kelimanya diperkarakan salah satunya terkait pelaksanaan rapat Pleno penetapan pasangan calon yang digelar secara tertutup. “Sebelumnya, kami membaca berita di Palopo post yang memuat berita tentang pelaksanaan rapat Pleno terbuka pada tanggal 22 Juli 2013, hingga tanggal

Sidang Kedua Garut, Mendengar Keterangan Saksi

Jakarta, DKPP-Sidang kedua perkara Kabupaten Garut, Jawa Barat, digelar Rabu (4/9). Agendanya mendengarkan keterangan saksi dan penyerahan bukti. Pengadu Iyus Somantri, kuasa dari Prinsipal bakal calon Bupati Garut Wati Krisnawati, mengahdirkan empat saksi. Mereka adalah Syamsul dari media massa, Rudi Wijaya (ketua Tim Kampanye) dan anggota tim Norman, serta Rahmat dari tim calon lain. Teradu

SKE Musi Rawas Ke-3

SKE Musi Rawas Ke-3 Jakarta, DKPP -DKPP menggelar sidang dengan nomor perkara 78/DKPP-PKE-II/2013 beragenda mendengarkan jawaban dari Teradu KPU Kab Musi Rawas dan saksi-saksi

KPU Kerinci Dinilai Tertutup

Jakarta, DKPP – Saksi mengaku tidak diberitahu oleh pihak Teradu baik pada saat verifikasi faktual syarat administrasi maupun rekapitlasi dukungan di KPU setelah PPS dan PPK. “Saya tidak pernah merasa dihubungi (oleh pihak teradu, red). Bahkan kami pun berusaha untuk mendapatkan info itu,” kata Idel Aprianto, ketua tim Kampanye Ami Taher dan Suhaimi dalam sidang