Pengadu dan Teradu Saling Bantah

Jakarta, DKPP – Taufik Basyari, kuasa hukum Yusri Yusuf mendalilkan bahwa ada upaya penjegalan terhadap bakal calon pasangan Yusri-Yusuf-Rusli Daud sehingga pasangan ini tidak lolos menjadi peserta Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya Tahun 2013. Penjegalan ini melalui persyaratan yang dibuat KIP Pidie Jaya terkait persyaratan calon dari perseorangan. Hal tersebut terungkap dalam persidangan

Pihak Terkait Hadir di Sidang KPU Gunung Mas

Jakarta, DKPP – Sidang ketiga dugaan pelanggaran kode etik dengan Teradu ketua dan anggota KPU Gunung Mas menghadirkan pihak terkait, tadi pagi (10/09) pukul 10.WIB. Pihak Terkait yang hadir, Ketua Bawaslu Prov. Kalteng Theopilu S Y Anggen dan anggota Lery Bungas; ketua dan anggota Panwaslu setempat, Waiman T dan Didi Yuliono; ketua dan anggota KPU

Sidang Perdana Sumatera Utara, Teradu Tidak Hadir

Jakarta, DKPP–  Sidang perdana perkara Provinsi Sumatera Utara pada Selasa (10/9) dengan agenda penyampaian pengaduan dan jawaban tidak dihadiri oleh Teradu. Dalam surat pemberitahuan yang dikirim, Teradu yang merupakan Ketua KPU Sumatera Utara Surya Perdana sebagai Teardu I dan Anggota Nurlela Djohan sebagai Teradu II menerangkan bahwa saat ini sedang mengikuti wawancara pada tahapan seleksi

Teradu Mengaku Tidak Mengecek di Depkumham

Jakarta, DKPP – Teradu mengakui tidak memverifikasi legalitas terhadap kepengurusan partai politik yang telah melakukan dukungan ganda terhadap bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati 2013 ke Kementerian Hukum dan HAM. Teradu berkeyakinan, data yang dimiliki KPU RI akan sama dengan Depkum HAM.    Hal tersebut disampaikan salah seorang Teradu,

KPU Pidie Jaya Diadukan *** Sidang Kedua KPU Maluku Utara

Jakarta, DKPP – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu akan menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik dengan Teradu ketua dan anggota KPU Pidie Jaya besok (11/09) pukul 10.00. Lokasi sidang bertempat di Ruang Sidang DKPP, Lt.5 Jalan Thamrin No.14.     Berdasarkan laporan yang diterima sekretariat dengan Nomor Registrasi 104/DKPP-PKE-II/2013, Sayuti selaku Pengadu mendalilkan bahwa Teradu mengumumkan sebagaimana

Teradu : Kami Telah Melakukan Standar Etik

Teradu : Kami Telah Melakukan Standar Etik Jakarta, DKPP – Pihak Teradu, sebelas penyelenggara Pemilu di Sulteng yang diperkarakan oleh DPP Nasdem mengaku telah melakukan standar etik sesuai prosedur dalam menentukan keputusan. “Dalam setiap putusan kami, kami selalu berpedoman pada standar etik yang ada. Kami ini pelaksana teknis, kami dituntut berkepastian hukum dan proporsional,” ungkap

Sidang Kedua Nasdem, Para Pihak Hadirkan Saksi

Jakarta, DKPP– Hari ini Selasa (10/9), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), kembali menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik atas perkra yang dilaporkan DPP Nasdem terhadap sebelas penyelenggara Pemilu di Sulteng. Sidang ini merupakan sidang kedua dengan agenda pemeriksaan bukti dan saksi. Dalam kesempatan ini masing – masing pihak menghadirkan saksi. Sebelumnya, pada sidang yang digelar

Besok, DKPP Bacakan Dua Putusan

Jakarta, DKPP – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu akan menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu dengan agenda pembacaan dua Putusan dan satu Ketetapan, besok (10/10) pukul 15.30 WIB. Lokasinya, di Ruang Sidang DKPP, Jalan MH Thamrin No.14. Pertama, pihak Teradu yakni ketua dan anggota KPU Jayawijaya; Alexander Mauri, Joy M Bukorsom, Yenius Yarre, dan

DKPP: Dari 44 Pengaduan, 8 Perkara Disidang

Jakarta, DKPP –  Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menetapkan dari 44 pengaduan yang masuk, sebanyak 8 perkara yang akan disidangkan. Ini didasarkan hasil verifikasi berkas yang masuk (20/08-5/9) dalam rapat yang digelar pada Kamis (05/09) di Ruang Rapat DKPP Lt. 5, dipimpin anggota DKPP Nur Hidayat Sardini. Rapat dihadiri selain anggota DKPP juga jajaran sekretariat;