Friday, 28-07-2017

Sistem Informasi Pengaduan [e-Pengaduan]
Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu



HASIL VERIFIKASI MATERIIL PENGADUAN

Nomor, Tanggal:No. 183/VI-P/L-DKPP/2017, Tanggal 25-07-2017
Teradu:1. Arisman (Ketua KPU Kab. Bombana Prov. Sulawesi Tenggara)
2. Ashar (Anggota KPU Kab. Bombana Prov. Sulawesi Tenggara)
3. Kasjumriati (Anggota KPU Kab. Bombana Prov. Sulawesi Tenggara)
4. Andi Usman (Anggota KPU Kab. Bombana Prov. Sulawesi Tenggara)
5. Anwar (Anggota KPU Kab. Bombana Prov. Sulawesi Tenggara)
Pengadu:1. Hammirudin Udu (Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara)
2. Hadi Machmud (Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara)
3. Munsir Salam (Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara)
Pokok Perkara:1. Bahwa pada tanggal 2-4 Juni 2017 dilaksanakan Pleno KPU Bombana untuk menetapkan validasi faktual DPT, DPTb, dan DPPh, setelah disepakati semua kotak suara dari 13 TPS yang akan diambil formulir C7 KWK ternyata kotak suara tersebut tidak lagi tersegel, kuncinya tidak ada dalam sampul, dan tidak ada formulir C7 KWK didalamnya, hal ini berarti telah terjadi pembukaan kotak suara di 13 TPS tersebut tidak sesuai prosedur.
2. Bahwa para Teradu telah melakukan pembiaran kepada sekelompok orang yang tidak memiliki legalitas sebagai PPS dan KPPS untuk bertindak sebagai PPS dan KPPS pada saat pelaksanaan pemungutan suara ulang di TPS 1 desa Lamoare Kecamatan Poleang Tenggara Kabupaten Bombana pada tanggal 7 Juni 2017.
Alat Bukti:1. Fotokopi Formulir A hasil Pengawasan Rekapitulasi Hasil validasi Data Pemungutan Suara Ulang di 7 TPS.
2. Fotokopi Formulir A hasil Pengawasan Pelaksanaan PSU di TPS 2 Tahite, TPS 1 Marampuka, TPS 2 Marampuka, TPS 1 Larete dan TPS 1 Lamoare pada tanggal 7 Juni 2017.
3. Fotokopi BA klarifikasi Sdr. Muh. Arsal.
4. Fotokopi BA klarifikasi Sdri. Siti Suharni
5. Fotokopi BA klarifikasi Sdr Umar.
6. Fotokopi BA klarifikasi Sdr Dahlan.
7. Fotokopi BA klarifikasi Sdr Asrullah.
8. Fotokopi BA klarifikasi Sdri Nurlina.
9. Fotokopi BA klarifikasi Sdr Supratman.
10. Fotokopi pesan WAG KPU Bombana memerintahkan PPS membuat SK KPPS.
11. Kajian Temuan Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara No:01/TM/PSU-PILBUB-BOMBANA/VI/2017.
12. Fotokopi surat Bawaslu Sulawesi Tenggara No.08/K.SG/PM.05.01/VI/2017 tentang Penerusan pelanggaran Administrasi ke KPU Provinsi Sulawesi Tenggara.
13. Saksi.
Hasil: Sidang
Keterangan:
 
Nomor, Tanggal:No. 182/VI-P/L-DKPP/2017, Tanggal 14-07-2017
Teradu:1. Adam Arisoi
2. Tarwinto
3. Sombuk M. Yosep
4. Bietrix Wanane
5. Izak R Hikoyabi
(Ketua dan Anggota KPU Provinsi Papua)

6. Fegie Y Wattimena
7. Anugrah Pata
8. Yacob Paisei
(Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Papua)
Pengadu:Ireneus Liku Wattan Bolly (Ketua Koordinator dan Saksi Tim Pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Yanni, SH dan Zadrak Apasedanya, SP)
memberikan kuasa kepada :
Arsi Divinubun, S.H., M.H (Advokat)
Pokok Perkara:1. Bahwa Teradu I s.d V diduga tidak melaksanakan Putusan DKPP nomor: 46/DKPP-PKE-VI/2017 dan 88/DKPP-PKE-VI/2017 secara murni, konsekuen dan bertanggung jawab serta bertindak sewenang-wenang dalam menangani pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pemilukada Kabupaten Jayapura.
2. Bahwa pada tanggal 21 Juni 2017, Teradu I s.d V secara bersama-sama menetapkan dan mengeluarkan Keputusan KPU Kabupaten Jayapura nomor: 27/Kpts/KPU-Kab Jpr/030.434090/201 7 tentang perubahan kedua atas Keputusan KPU Kabupaten Jayapura nomor: 19/Kpts/KPU-Kab Jpr/030.434090/2017 tentang tahapan, program dan jadwal pemungutan suara ulang dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Tahun 2017 pada 229 TPS yang tersebar di 17 Distrik.
3. Bahwa penetapan 229 TPS yang akan melaksanakan PSU sebagaimana dalam surat keputusan tersebut di atas, tidak mencerminkan dan/atau bertentangan dengan Putusan DKPP nomor 46/DKPP-PKE-VI/2017 dan nomor 88/DKPP-PKE-VI/2017 dimana dalam amar Putusannya secara tegas menyebutkan mengambil alih pelaksanaan PSU di 17 Distrik dari 19 Distrik di Kabupaten Jayapura sehingga menurut pengadu jumlah TPS yang seharusnya melaksanakan PSU sebanyak 308 TPS;
4. Bahwa menurut pengadu, tindakan Teradu I s.d V yang menetapkan PSU hanya di 229 TPS telah menghilangkan makna PSU di 17 dari 19 Distrik sebagaimana tertera dalam amar Putusan DKPP. Sikap dan tindakan tersebut, selain tidak profesional juga merupakan tindakan sewenang-wenang bahkan pembangkangan terhadap Putusan DKPP karena telah berani membuat tafsiran Putusan DKPP di luar dari konteks yang tercantum dalam amar Putusan. Hal ini jelas melanggar Pasal 112 ayat (13) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011
5. Bahwa menurut pengadu, Teradu I dan II juga dinilai telah membuat opini yang meresahkan, membingungkan berbagai pihak di media massa serta dapat menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap KPU Provinsi yang mengambil alih tugas KPU Kabupaten Jayapura karena berkali-kali menyatakan bahwa TPS yang akan melaksanakan PSU sebanyak 229 TPS. Pengadu menilai hal ini dapat menimbulkan kecurigaan adanya tendensi yang bermuatan politis;
6. Bahwa Teradu VI s.d VIII sebagai pengawas tingkat provinsi yang dalam amar putusan DKPP diperintahkan untuk mengawasi pelaksanaan PSU di 17 dari 19 Distrik diduga tidak melaksanakan tugas tersebut secara sungguh-sungguh dan profesional sehingga mengakibatkan Teradu I s.d V bertindak sewenang-wenang dalam membuat keputusan yang bertentangan dengan amar putusan DKPP. Teradu VI s.d VIII sekalipun telah mengetahui perbuatan Teradu I s.d V namun tetap tidak mengambil tindakan sebagai pengawas Pemilu;
7. Bahwa Teradu VI s.d VIII tanpa alasan apapun mengabaikan atau tidak menindaklanjuti laporan dugaan pemalsuan formulir model C-KWK, C1-KWK berhologram dan lampirannya yang dilaporkan oleh Ketua koalisi Paslon Nomor Urut 1;
Alat Bukti:1. Foto copy SK Tim Kampanye
2. Foto Copy KTP Pengadu
3. Foto copy Putusan DKPP Nomor 46 dan 88/DKPP-PKE-VI/2017
4. Foto copy Keputusan KPU Kab. Jayapura Nomor 27/Kpts/KPU-Kab Jpr/030.434090/2017
5. Kliping berita media massa lokal tentang pernyataan Teradu I dan II
6. Foto copy form Model A.1 bukti laporan ke Bawaslu Provinsi Papua
Hasil: Sidang
Keterangan:
 
Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> Jumlah Data : 880 Semua