5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"
  • Home
  • Aktifitas
  • DKPP Gelar Sosialisasi Kepada Civitas Akademika di Balikpapan

DKPP Gelar Sosialisasi Kepada Civitas Akademika di Balikpapan

Kamis, 22 November 2018
26 dilihat

Balikpapan, DKPP- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) kembali gelar sosialisasi kepada civitas akademika, Kamis (22/11) di Balikpapan. Sebelumnya, DKPP telah menyelenggarakan kegiatan yang sama di empat kota lainnya, yaitu Palu, Manado, Surabaya, dan Jayapura. Dalam kegiatan sosialisasi ini DKPP mengundang Perguruan Tinggi yang ada di kota Balikpapan yakni Universitas Balikpapan dan Universitas Tri Dharma.

“DKPP mengundang para civitas akademisi agar dapat turut serta mendukung terciptanya pemilu yang demokratis, berintegritas dan bermartabat,” kata Yusuf selaku Kabag Adminitrasi Umum saat menyampaikan laporan panitia dalam pembukaan sosialisasi bersama civitas akademika di Balikpapan.

Maksud dan tujuan dari kegiatan ini, lanjutnya, pertama, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang eksistensi lembaga DKPP sebagai salah satu penyelenggara pemilu selain KPU dan Bawaslu serta sebagai lembaga penegak kode etik penyelenggara pemilu. Kedua, mensosialisasikan tugas dan fungsi DKPP terkait penegakkan kode etik penyelenggara pemilu. Ketiga, menyebarkan kepada civitas akademika tentang pentingnya etika dari penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugasnya.

Hal tersebut disambut baik oleh Wakil Rektor III Universitas Balikpapan Imam Arrywibowo Satrya Utama. Dalam sambutannya, Imam berharap civitas akademika yang hadir dapat menjadi pelopor garis depan untuk memberikan literasi kepada masyarakat tentang kode etik penyelenggara pemilu yang baik dan benar.

“Selama ini kita masih menanggkap fenomena negatif tentang kode etik ini, harapan kita pertemuan ini bisa menjadikan civitas akademika menjadi orang paling depan yang bisa memberikan pembelajaran kepada khalayak di luar agar jangan sampai kejadian-kejadian negatif yang sudah pernah terjadi dalam hubungannya dengan kode etik ini tidak terjadi dikemudian hari,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Imam juga menyampaikan permohonan maaf karena ketidakhadiran dari Rektor Unisba untuk memberikan sambutan dikarenakan menjadi peserta dalam Pemilu 2019. (Irmawanti)