5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"
  • Home
  • Aktifitas
  • DKPP Gelar Pendidikan Etik Bagi Penyelenggara Pemilu Se-Sulawesi Tenggara

DKPP Gelar Pendidikan Etik Bagi Penyelenggara Pemilu Se-Sulawesi Tenggara

Selasa, 27 November 2018
75 dilihat

Kendari, DKPP – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar Pendidikan Etik Bagi Penyelenggara Pemilu Se-Sulawesi Tenggara di Kendari Claro Hotel, Sulawesi Tenggara, Senin (26/11). Kegiatan ini merupakan Pendidikan Etik yang ke-2, sebelumnya sudah dilaksanakan di Sumatera Utara.

Jumlah peserta yang diundang dalam kegiatan ini sebanyak 102 orang yang berasal dari KPU dan Bawaslu Kabupaten/Kota. Peserta terdiri dari Ketua KPU Kabupaten/Kota;  Anggota KPU Kabupaten/Kota (Divisi Hukum); ketua Bawaslu Kabupaten/Kota; anggota Bawaslu Kabupaten/Kota (Divisi Penindakan); kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota; dan staf teknis Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota.

“Kegiatan ini dipandang perlu oleh DKPP sebelum pelaksanaan pungut hitung tanggal 17 April 2019 nanti, DKPP akan roadshow kepada seluuh penyelenggara pemilu, agar KPU dan Bawaslu kbb/kota dapat menularkan kepada jajaran dibawahnya agar hal ini benar-benar diantisipasi, ini sangat penting sehingga DKPP perlu menginformasikan pentingnya integritas penyelenggara pemilu,” kata Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Gunawan Suswantoro saat menyampaikan laporan Panitia.

Sasaran Kegiatan ini adalah tercapainya peningkatan wawasan mengenai prinsip kode etik penyelenggara pemilu, tercapainya peningkatan kemampuan penanganan pengaduan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu di tingkat ad hoc oleh KPU dan Bawaslu Kabupaten/Kota.

Ada pun tujuan dari pendidikan etik ini adalah menjelaskan sejarah dan kelembagaan DKPP; menjelaskan prinsip–prinsip kode etik penyelenggara pemilu, menjelaskan mekanisme penanganan dugaan pelanggaran kode etik, menjelaskan kedudukan KPU dan Bawaslu kabupaten/kota dalam penanganan pengaduan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu ditingkat kecamatan, desa/kelurahan dan TPS.

“Itulah gambaran singkat, kenapa DKPP sangat konsen untuk mengawal Bawaslu dan KPU dalam rangka untuk mensukseskan pemilu 2019. Tidak lain adalah untuk keselamatan serta menjaga marwah daripada penyelenggara pemilu,” tutupnya.

Hadir Ketua dan Anggota DKPP Harjono, Prof Muhammad, Prof Teguh Prasetyo, Ida Budhiati, dan Alfitra Salamm serta Kepala Biro Administrasi DKPP Bernad D Sutrisno. Sementara dari KPU RI Hasyim Asy’ari, dan Bawaslu RI Fritz Edward Siregar. Hadir pula Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, Ketua Bawaslu Sulawesi Tenggara Hamiruddin Udu  dan Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir. [Sandhi]