5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"

Bawaslu Kab Flores Timur Diperiksa DKPP

Sabtu, 17 November 2018
228 dilihat

Kupang, DKPP- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran kode etik dengan Teradu Karolus Riang Tukan, Arifin Atanggae dan Dahlya Reda Ola selaku Ketua dan Anggota Bawaslu Kab Flores Timur, Jumat (16/11) di kantor Bawaslu Provinsi NTT.

Mereka diadukan oleh Gafar Ismail karena para Teradu telah mengabaikan laporan sengketa perihal SK KPU Kabupaten Flores Timur tentang penetapan DCS Anggota DPRuuD Kab Flores Timur dalam penyelenggaraan pemilu tahun 2019.

Terhadap dalil aduan tersebut, Karolus selaku Ketua Bawaslu Kab Flores Timur membantahnya saat membacakan jawaban aduan di hadapan majelis. 

Sidang perkara nomor 284/DKPP-PKE-VII/2018 ini dipimpin oleh Anggota DKPP yang bertindak sebagai Ketua Majelis. Adapun sebagai Anggota Majelis yakni Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi NTT Otlief JR Wewo dan Thomas Mauritus Djawa. Selain mendengarkan dalil aduan Pengadu dan jawaban Teradu. Sidang pemeriksaan ini juga mendengarkan keterangan pihak terkait dari jajaran sekretariat Bawaslu Kab Flores Timur yang dihadirkan oleh Teradu dan keterangan saksi yang dihadirkan Pengadu.

Selanjutnya, dalam sidang ini diketahui bahwa Teradu III Dahlya Reda Ola memiliki jawaban berbeda dari kedua rekannya. 

“Jawaban dalil aduan ini hanya ditandatangani oleh Karolus Riang Tukan dan Arifin Atanggae. Saudara Dahlya Reda Ola kenapa tidak menangdatangani jawaban dalil aduan ini?,” tanya Ketua Majelis.

Menjawab hal tersebut, Dahlya menyampaikan bahwa dirinya telah menyiapkan jawabannya sendiri atas dalil aduan Pengadu.

Selengkapnya, sidang pemeriksaan perkara ini dapat diakses di  link sbb:

https://www.facebook.com/medsosdkpp/videos/760333347643862/ (Irmawanti)