5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"

KPU dan Bawaslu Kab Rote Ndao Diperiksa DKPP

Jumat, 16 November 2018
122 dilihat

Kupang, DKPP - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik terhadap Hofra A. Anakay, Lukas D. Saudale, Olens O. J. Ndoen, Christian Daepani, dan Jorhans H. Maak selaku Ketua dan Anggota KPU Kab. Rote Ndao, Jumat (16/11) di kantor Bawaslu Provinsi NTT. Selain mereka, perkara nomor 277/DKPP-PKE-VII/2018 ini juga memeriksa Tarsis Toumeluk, Hasan A. Selolong, dan Demsi Toulasik selaku Ketua dan Anggota Bawaslu Kab. Rote Ndao. Para Teradu tersebut diadukan oleh Endang Sidin yang berprofesi sebagai wartawan.

Dalil aduan yang ditujukan kepada Ketua dan Anggota dari KPU dan Bawaslu Kab Rote Ndao diantaranya karena diduga mengabaikan dan melanggar Azas Kepentingan Umum, Keterbukaan, Profesional  dengan tetap mengeluarkan Surat Keputusan pada tanggal 21 september tahun 2018 tentang Penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao yang menurut Pengadu Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Pemeriksaan ini dipimpin oleh Anggota DKPP Prof Teguh Prasetyo sebagai Ketua Majelis. Adapun bertindak sebagai Anggota Majelis yakni Jemris Fointuna, Gasim, dan Burhanudin Gesi selaku Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi NTT.

Dalam sidang tersebut, selain mendengarkan dalil aduan Pengadu dan jawaban dari Teradu, juga didengarkan keterangan saksi yang dihadirkan para pihak.

Selanjutnya, usai mendengarkan keterangan para pihak, Ketua Majelis meminta kepada para pihak untuk menyusun resume dari jalannya sidang pemeriksaan hari ini.

“Saya kira pemeriksaan ini sudah cukup. Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran dari Pengadu, Teradu dan Saksi. Setelah ini, silakan disusun resume tentang sidang pemeriksaan ini,” tutur Prof Teguh.

Lebih lanjut, ia meminta kesepakatan dari pihak Pengadu dan Teradu untuk menyelesaikan resume selama satu minggu.

“Kira-kira satu minggu cukup ya untuk menyelesaikan resume?”, tanya Ketua Majelis. Terhadap pertanyaan tersebut, para pihak sepakat untuk menyelesaikan resume selama satu minggu.

Sidang pemeriksaan terhadap perkara 277/DKPP-PKE-VII/2018 ini dapat dilihat di  link berikut:

https://www.facebook.com/medsosdkpp/videos/281951682662301/ https://www.facebook.com/medsosdkpp/videos/356272611615805/(Irmawanti)