5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"
  • Home
  • Aktifitas
  • Alfitra Salamm: Soliditas Internal Mesti Ditingkatkan

Alfitra Salamm: Soliditas Internal Mesti Ditingkatkan

Rabu, 07 November 2018
86 dilihat

Parapat, DKPP - Masih dalam rangkaian kegiatan Pendidikan Etik bagi Penyelenggara Pemilu se-Sumatera Utara, Dr. Alfitra Salam menyampaikan materi sesi III tentang Penanganan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu.

Peserta di kelas B ini diikuti oleh jajaran penyelenggara pemilu dari Kab. Humbang Hasundutan,    Kab. Labuhanbatu Selatan, Kab. Nias, Kab. Padang Lawas, Kab. Padang Lawas Utara, Kab. Pakpak Bharat, Kab. Serdang Bedagai, Kab. Tapanuli Selatan, Kota Binjai, Kota Sibolga, dan Kota Tebing Tinggi.

Penyampaian materi diawali dengan penayangan video animasi tentang alur penanganan pelanggaran di DKPP. Alfitra menyampaikan kedudukan pengadu, teradu, uraian pengaduan dan alat bukti  serta mekanisme penanganan di DKPP mulai dari verifikasi berkas (formil) hingga verifikasi materiil. Dalam kesempatan ini, Alfitra menyampaikan bahwa kecenderungan pengaduan yang masuk DKPP adalah tren saling melapor. Tren yang paling unik diantaranya adalah ketika ketua komisioner melaporkan kepala sekretariatnya, pun sebaliknya.

“Soliditas internal penyelenggara mesti ditingkatkan, baik di daerah maupun di pusat. Oleh karenanya, di pusat secara rutin digelar Tripartit antara KPU, Bawaslu, dan DKPP sebagai upaya mencegah keegoisan institusi,” ujar Alfitra.

Melalui tripartit inilah sebagai ajang penengah sehingga ketegangan antar penyelenggara tidak terlalu mencuat keluar yang menyebabkan kesan yang tidak baik dan berimbas pada kebingungan masyarakat.  “Jika di pusat ada tripartit, maka di daerah bisa dengan ngopi atau ngeteh bareng sesama penyelenggara. Atau misal ngumpul di angkringan, saling diplomasi untuk memperkuat soliditas antara KPU dan Bawaslu ataupun internal supaya tidak lagi ada persoalan saling melapor,” urai dia. [Nurkhotimah:Teten]