5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"
  • Home
  • Aktifitas
  • DKPP Gelar Pendidikan Etik Bagi Penyelenggara Pemilu Se-Sumatera Utara

DKPP Gelar Pendidikan Etik Bagi Penyelenggara Pemilu Se-Sumatera Utara

Rabu, 07 November 2018
33 dilihat

Parapat, DKPP - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar acara Pendidikan Etik Bagi Penyelenggara Pemilu se- Sumatera Utara di Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, pada Selasa (6/11/2018) malam.

“Peserta yang diundang dalam kegiatan ini sebanyak 198 orang. Mereka berasal dari: Ketua KPU Kabupaten/Kota;  Anggota KPU Kabupaten/Kota (Divisi Hukum); ketua Bawaslu Kabupaten/Kota; anggota Bawaslu Kabupaten/Kota (Divisi Penindakan); kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota; dan staf teknis Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota,” kata Kepala Biro Administrasi DKPP Bernad Dermawan Sutrisno saat menyampaikan laporan panitia.

Lanjut Bernad, kegiatan ini merupakan kali kedua. Sebelumnya acara serupa dilaksanakan di Provinsi Jawa Barat. “Rencananya, kegiatan yang sama akan dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Tenggara,” jelasnya. 

Sasaran Kegiatan ini adalah tercapainya peningkatan wawasan mengenai prinsip kode etik penyelenggara pemilu;  tercapainya peningkatan kemampuan penanganan pengaduan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu di tingkat ad hoc oleh KPU dan Bawaslu Kabupaten/Kota. Ada pun tujuan dari pendidikan etik ini adalah: menjelaskan sejarah dan kelembagaan DKPP; menjelaskan prinsip–prinsip kode etik penyelenggara pemilu; menjelaskan mekanisme penanganan dugaan pelanggaran kode etik; menjelaskan kedudukan KPU dan Bawaslu kabupaten/kota dalam penanganan pengaduan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu ditingkat kecamatan, desa/kelurahan dan TPS.

Materi yang akan disampaikan sepanjang 2 hari pelaksanaan pendidikan etik adalah: peran DKPP, KPU dan Bawaslu dalam penegakan kode etik penyelenggara pemilu; evaluasi penegakan kode etik penyelenggara pemilu di provinsi Sumatera Utara; kelembagaan DKPP; prinsip–prinsip kode etik penyelenggara pemilu; penanganan dugaan temuan pelanggaran kode etik pada jajaran penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten/kota ke bawah; kedudukan KPU dan Bawaslu Kabupaten/Kota dalam penananganan pengaduan dugaan pelanggaran kode etik; mekanisme penerimaan pengaduan dugaan pelanggaran kode etik di Bawaslu Kabupaten/Kota; rencana Tindak Lanjut Penegakan Kode Etik Penyelenggara Pemilu.

“Narasumber dalam kegiatan pendidikan etik adalah Ketua dan Anggota DKPP, Tenaga Ahli DKPP dan Pejabat Struktural Sekretariat DKPP serta Ketua KPU dan Bawaslu Provinsi Sumatera Utara,” pungkas Bernad.

 Dari DKPP yang hadir Harjono, Prof Muhammad, Prof Teguh Prasetyo, Alfitra Salamm, Ida Budhiati, masing-masing sebagai ketua dan anggota serta Kepala Biro Administrasi DKPP Bernad D Sutrisno. Sementara dari KPU RI Evi Novida Ginting Manik, dan Bawaslu RI Fritz Edward Siregar. Suriadi Bahar, kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Provinsi Sumatera Utara hadir mewakili Gubernur setempat. [Teten Jamaludin]