5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"

Abdullah Puteh Cabut Pengaduan

Rabu, 03 Oktober 2018
126 dilihat

Jakarta, -DKPP - Abdullah Puteh mencabut pengaduannya ke DKPP. Hal tersebut disampaikan dalam sidang nomor perkara 221/DKPP-PKE-VII/2018 dan 217/DKPP-PKE-VII/2018, di Ruang Sidang DKPP, Rabu (3/10/2018) pukul 10.00 WIB. Ketua majelis Harjono dan anggota majelis Prof Teguh Prasetyo, Ida Budhiati, Alfitra Salamm.

Abdullah Puteh datang bersama kuasa hukumnya, Zulfikar Sawang (Advokat). Ia datang sebagai prinsipal dengan perkara nomor 221/DKPP-PKE-VII/2018. Ia mengadukan  Syamsul Bahri, Tharmizi, Munawarsyah, Ranisah, Muhammad, Agusni, Akmal Abzal, masing-masing sebagai ketua dan anggota KIP Aceh. Teradu lain: Arief Budiman, Ilham Saputra, Wahyu Setiawan, Pramono, Ubaid Tanthowi, Viryan, Evi Novida Ginting Manik, Hasyim Asy'ari (Ketua dan Anggota KPU RI).

“Meskipun peraturan yang dibikin masih trial and error, kami sangat menghormati keputusan KPU. Cita-cita KPU sangat mulia. Demi kebaikan bangsa dan negara, pengaduan ini kami tarik.  Mudah-mudahan reformasi ke depan dijalankan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Pengadu No. Perkara 217/DKPP-PKE-VII/2018: Willem Ganna Toding dan Joni Kornelius Tondok (Peserta Pemilu) pun mencabut pengaduannya. Hal tersebut disampaikan melalui kuasa hukumnya Romario Palayukan (advokat). Teradu: Bonnie Freedom, Jan Hery Pakan, Roy Pole Pasalli (Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Toraja Utara). “Klien kami sudah berhak menjadi caleg dalam Pemilu 2019,” katanya.

Sementara itu, Arif Budiman mengapresiasi dengan keputusan para Pengadu Abdullah Puteh. Pihaknya menegaskan tidak ada maksud untuk menyudutkan para pengadu. Pihaknya sama dengan Pengadu menginginkan agar Pemilu menjadi lebih baik. “Kami harus menghormati Putusan MA. Kami sudah menetapkan Pengadu menjadi calon anggota DPD Provinsi Aceh Nomor urut 1,” katanya.

Perwakilan dari KPU Kabupaten Toraja Utara, Bonnie Freedom, mengatakan pihaknya sekedar melaksanakan tahapan sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Kami di daerah tidak bermaksud untuk melakukan di luar kewenangan kami,” pungkasnya. [Teten Jamaludin]  

Sidang selengkapnya, bisa disaksikan dalam melalui streaming https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=243372726350172&id=181197602479595