5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"
  • Home
  • Aktifitas
  • Prof Teguh Tegaskan Para Pihak Harus Tertib dan Disiplin Dalam Bersidang di DKPP

Prof Teguh Tegaskan Para Pihak Harus Tertib dan Disiplin Dalam Bersidang di DKPP

Kamis, 12 April 2018
327 dilihat

Jakarta, DKPP- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik dengan Teradu Syaefuddin Jazuli dan Marjuki, ketua dan anggota KPU         Kab. Cirebon serta Nunu Sobari, Abdul Khoir, dan Rahmat Hidayat, ketua dan anggota Panwas   Kab. Cirebon, Kamis (12/4). Mereka diadukan oleh Hamzah. Sidang pemeriksaan dipimpin oleh Anggota DKPP Prof. Teguh Prasetyo bersama Tim Pemeriksa Daerah (TPD) unsur masyarakat  dari wilayah Jabar yakni Prof. Nina Herlina Lubis dari, Yusuf Kurnia ex officio Bawaslu dan Yayat Hidayat ex officio KPU.

Sidang pemeriksaan tersebut hanya dihadiri oleh Syaefuddin Jazuli dan Marjuki, ketua dan anggota KPU Kab Cirebon. Pengadu Hamzah serta Teradu Nunu Sobari, Abdul Khoir, dan Rahmat Hidayat selaku Ketua dan Anggota Panwas Kab Cirebon tidak hadir saat sidang sudah dimulai. Berdasarkan keterangan staf pemanggilan sidang DKPP Astuti yang disampaikan dalam persidangan, Teradu Hamzah masih berada di tol Bekasi karena radiator kendaraan yang dikendarainya bocor. Sedangkan para Teradu Ketua dan Anggota Panwas Kab Cirebon masih di stasiun Gambir.

“Ada tiga pokok aduan, tapi sayang Pengadu tidak hadir dalam kesempatan ini. Sidang DKPP itu sidang negara jadi harus tertib dan disiplin,” tegas Prof. Teguh menanggapi alasan Pengadu yang belum hadir saat sidang dimulai.

“Tidak boleh main-main sidang DKPP. Pengadu itu berkepentingan. Demi menjaga marwah persidangan dan berdasarkan pada Peraturan Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Beracara khususnya Pasal 22 Ayat 2 dalam hal pengadu dan/atau pelapor tidak memenuhi panggilan pertama tanpa keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan, maka akan dilakukan panggilan ke dua. Berdasarkan itu, karena Pengadu tidak hadir sebagaimana waktu yang ditentukan maka sidang dengan nomor perkara 70/DKPP-PKE-VII/2018 dinyatakan ditutup,” pungkasnya. (Irmawanti)