5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"
  • Home
  • Aktifitas
  • DKPP Periksa KPU dan Panwas Kab. Sumba Barat Daya

DKPP Periksa KPU dan Panwas Kab. Sumba Barat Daya

Kamis, 15 Maret 2018
691 dilihat

Kupang, DKPP – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik untuk nomor perkara 48/DKPP-PKE-VII/2018, Kamis (15/3). Teradunya ialah Mikael Bulu, Abu Bakar Pua, Aloysius Bayo Bili, Wara Mone, dan Eni Pangestu yang merupakan Ketua dan Anggota KPU Kab. Sumba Barat Daya. Selain itu turut juga diadukan Ketua Panwas Kab. Sumba Barat Daya Dickson Nix Yo Daly dan Kepala Sekretariat Panwas Kab. Sumba Barat Daya Agustinus Umbu Tede.

Bertempat di Sekretariat Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur, sidang dipimpin Anggota DK

Kupang, DKPP – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik untuk nomor perkara 48/DKPP-PKE-VII/2018, Kamis (15/3). Teradunya ialah Mikael Bulu, Abu Bakar Pua, Aloysius Bayo Bili, Wara Mone, dan Eni Pangestu yang merupakan Ketua dan Anggota KPU Kab. Sumba Barat Daya. Selain itu turut juga diadukan Ketua Panwas Kab. Sumba Barat Daya Dickson Nix Yo Daly dan Kepala Sekretariat Panwas Kab. Sumba Barat Daya Agustinus Umbu Tede.

Bertempat di Sekretariat Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur, sidang dipimpin Anggota DKPP Prof. Teguh Prasetyo dengan didampingi Prof. Burhanudin Gesy (TPD unsur tokoh masyarakat), Gasim (ex-officio KPU), dan Thomas Mauritius Djawa (ex-officio Bawaslu). Pengadu dalam perkara ini adalah Amos Aleksander Lafu selaku kuasa Laurensius Mila Dadi.

Pengadu mendalilkan ketua dan anggota KPU Kab. Sumba Barat Daya selaku Teradu I-V telah dengan sengaja meloloskan salah satu calon bupati pada Pilkada Kab. Sumba Barat Daya yang terindikasi mengajukan ijazah palsu dalam syarat administrasi pencalonan. Sedangkan ketua dan sekretaris Panwas Sumba Barat Daya diadukan karena tidak memberikan perkembangan informasi atas aduan dari Pengadu. Sidang kali ini juga menghadirkan pihak terkait yakni anggota panwas Kab. Sumba Barat Daya dan saksi dari Pengadu. (Prasetya Agung N)PP Prof. Teguh Prasetyo dengan didampingi Prof. Burhanudin Gesy (TPD unsur tokoh masyarakat), Gasim (ex-officio KPU), dan Thomas Mauritius Djawa (ex-officio Bawaslu). Pengadu dalam perkara ini adalah Amos Aleksander Lafu selaku kuasa Laurensius Mila Dadi.

Pengadu mendalilkan ketua dan anggota KPU Kab. Sumba Barat Daya selaku Teradu I-V telah dengan sengaja meloloskan salah satu calon bupati pada Pilkada Kab. Sumba Barat Daya yang terindikasi mengajukan ijazah palsu dalam syarat administrasi pencalonan. Sedangkan ketua dan sekretaris Panwas Sumba Barat Daya diadukan karena tidak memberikan perkembangan informasi atas aduan dari Pengadu. Sidang kali ini juga menghadirkan pihak terkait yakni anggota panwas Kab. Sumba Barat Daya dan saksi dari Pengadu. (Prasetya Agung N)