5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"
  • Home
  • Aktifitas
  • DKPP Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Kode Etik Anggota KPU dan Bawaslu

DKPP Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Kode Etik Anggota KPU dan Bawaslu

Rabu, 14 Maret 2018
559 dilihat

Jakarta, DKPP – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik dengan Teradu komisioner KPU dan Bawaslu RI, Rabu 14/3. Pengadu dalam perkara ini yakni Partai Idaman, Partai Republik, dan Partai Rakyat.

Ketiga partai politik ini mengajukan gugatan dengan objek gugatan Surat Keputusan KPU Nomor 58/ PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 terkait peserta Pemilu 2019. Selain itu keputusan Bawaslu yang menolak gugatan ketiga partai sebagai peserta pemilu juga diajukan sebagai objek gugatan.

Ketiga partai ini juga mempermasalahkan sistem informasi partai politik (Sipol). Menurut para Pengadu, Sipol tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Sidang pemeriksaan ini dihadiri kuasa hukum Pengadu yakni Heriyanto, kuasa Hukum Idaman Alamsyah, Sekjen Partai Republik Warsono, dan Sekjen partai Idaman Ramdhansyah.

Pihak Teradu dari KPU hadir Ketua KPU Arief Budiman, anggota KPU Evi Novida Ginting Manik, Viryan dan Ilham Saputra. Pihak Teradu dari Bawaslu hadir Ketua Bawaslu Abhan, anggota Bawaslu Rahmat Bagja, Fritz Edward Siregar dan Ratna Dewi Petalolo.

Sidang pemeriksaan kali pertama ini agendanya mendengarkan aduan yang disampaikan oleh kuasa hukum para Pengadu dan mendengarkan jawaban para Teradu.

Majelis sidang dipimpin ketua DKPP, Dr. Harjono dengan anggota Prof. Teguh Prasetyo, Prof. Muhammad, Dr. Alfitra Salamm, dan Ida Budhiati.  Sidang yang digelar di ruang sidang DKPP lantai 5 ini juga dihadiri oleh pengurus partai, jajaran sekretariat KPU dan Bawaslu serta media massa. [Dio]