5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"
  • Home
  • Aktifitas
  • Usung Tagline “Becik Tur Nyenengke”, KPU Jateng Siap Selenggarakan Pilkada 2018

Usung Tagline “Becik Tur Nyenengke”, KPU Jateng Siap Selenggarakan Pilkada 2018

Selasa, 13 Februari 2018
324 dilihat

 Semarang, DKPP - Sudah menjadi tradisi dalam setiap pemilu, salah satu visi penyelenggara adalah bagaimana membuat proses tahapan pemilu berjalan sesuai ketentuan. KPU Provinsi Jawa Tengah berharap Pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 dapat berjalan dengan menggembirakan, berkualitas, dan tidak ada pertentangan mengenai isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

Salah satu upaya agar pelaksanaan Pilgub Jateng berjalan dengan menyenangkan, KPU Provinsi Jateng membuat tagline atau slogan “Becik Tur Nyenengke”. Hal ini dijelaskan oleh komisioner KPU Provinsi Jateng, Muslim Aisha usai acara Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Hasil Penelitian dan Penetapan Pasangan Calon Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018, di kantor KPU Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (12/2/ 2018). Anggota DKPP, Prof. Teguh Prasetyo hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Ketua KPU Kabupaten Jepara selama dua periode (2003 -2013) ini, masyarakat di Jawa Tengah relatif homogen. Tidak tampak ada pertentangan-pertentangan. Selama ini pelaksanaan pilkada khususnya di Jawa Tengah belum pernah ada konflik identitas atau pun sara.

“Kami ingin pilkada ini menghadirkan suasana seperti hari raya, orang libur, orang menikmati pergi ke TPS dengan senyum”, katanya.

“Tidak hanya sekadar itu, apa yang kurang dari proses pilkada selama ini kan kesejahteraan, misalnya melaksanakan dengan benar. Pada akhirnya nyenengke itu adalah tumbuhnya kesejahteraan. Jadi selesai pemilu atau pilkada hasil akhirnya adalag ‘seneng’ yaitu sejahtera,” katanya lagi.

Aisha menjelaskan lebih lanjut bahwa KPU Jateng bermaksud menyampaiikan pesan sekaligus memotivasi seluruh masyarakat untuk mewujudkan Pilgub Jateng 2018 sebagai pilgub yang bersih, berkualitas, berintegritas, serta menyenangkan. KPU Jateng juga telah memilih dan menetapkan tokoh pewayangan, Semar sebagai maskot.

Semar adalah nama tokoh punakawan atau abdi utama dalam pewayangan yang menjadi pengasuh sekaligus penasehat para kesatria. Sebagai penjelmaan dewa, Semar dikenal sangat arif dan bijaksana, bisa bergaul dengan siapa saja, baik dengan berbagai kalangan, tanggap terhadap perubahan zaman, dan jika menemukan ketidakadilan atau tindakan sewenang-wenang, maka Semar akan tegas melakukan tindakan preventif, persuasif, dan represif.

“Diharapkan pemilihan Semar sebagai maskot dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat Jateng tanpa terkecuali, membawa keberuntungan, keselamatan, serta kedamaian baik kepada pemilih maupun pasangan calin peserta Pilgub Jateng agar dapat memberikan yang terbaik untuk Jateng,” pungkasnya. [Diah Widyawati_2]