5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"
  • Home
  • Aktifitas
  • Tradisi Akuntabilitas, DKPP Akan menyampaikan LAKIN 2017

Tradisi Akuntabilitas, DKPP Akan menyampaikan LAKIN 2017

Senin, 18 Desember 2017
11059 dilihat

Jakarta, DKPP – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan menyampaikan Laporan Kinerja (Lakin) DKPP RI 2017, Selasa (19/12/2017) pukul 13.00 WIB. Acara bertempat di Royal Kuningan Hotel, Jalan Jl. Kuningan Persada Kav. 2, Setiabudi, Jakarta Selatan. Acara tradisi tahunan yang biasa diselenggarakan di akhir tahun ini rencananya akan dihadiri oleh Ketua Mahkamah Konstitusi RI Prof Arief Hidayat, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Ketua Bawaslu, komisioner KPU, fungsionaris partai politik,  dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.  

Menurut Anggota DKPP Alfitra Salamm, kegiatan ini dalam rangka meningkatkan akuntabilitas dan transparansi lembaganya terhadap publik. Selama kurun waktu satu tahun, DKPP telah melaksanakan beragam aktivitas yang terkait dengan tugas dan fungsi dalam penegakan kode etik penyelenggara Pemilu. Pihaknya telah menerima pengaduan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu dan telah memeriksa dugaan pelanggaran kode etik baik melalui persidangan baik yang  diselenggarakan di kantor DKPP, Jakarta, maupun sidang di daerah. “Ini pertanggungjawaban institusi, sekaligus dalam upaya melembagakan kode etik penyelenggara Pemilu,” katanya.

Dalam forum ini, pihaknya pun akan menyampaikan laporan upaya-upaya pencegahan pelanggaran kode etik yang telah dilaksanakan oleh lembaganya, yaitu melalui sosialisasi-sosialisasi baik terhadap penyelenggara Pemilu di daerah maupun terhadap masyarakat di daerah. Pihaknya pun telah melakukan sosialisasi di media, baik melalui talk show maupun kunjungan ke media massa.  Diharapkan dengan upaya sosialisasi ini, pelanggaran kode etik semakin berkurang, karena masyarakat khususnya penyelenggara Pemilu memedomani kode etik penyelenggara Pemilu.  

“Sekarang pencegahan itu harus lebih diprioritaskan daripada menunggu laporan-laporan dari masyarakat, sehingga tolak ukur keberhasilan DKPP itu bukan lagi dari jumlah pengaduan dan banyaknya sidang melainkan sedikitnya pengaduan ke DKPP dan penyelenggara Pemilu paham terhadap kode etik,”  pungkas dia.  

Dalam acara penyampaian LAKIN, DKPP juga akan merilis Buku “Pemilu Bermartabat: Reorientasi Pemikiran Baru Tentang Demokrasi” karya Prof Teguh Prasetyo, anggota DKPP. Buku tersebut merupakan buku ketigapuluh dari buku-buku yang ditulis oleh guru besar hukum pidana di Universitas Kristen Satya Wacana tersebut. [rilis dkpp]