Friday, 28-07-2017

Prof.  Muhammad: Pemimpin Tidak Sekadar Melanjutkan Tapi  Inisiatif Dalam Gagasan Bahkan Tingkatkan Kinerja

( 11-07-2017 ) -- Read 88 Hits

Bogor, DKPP - Terkait estafet kepemimpinan DKPP RI, agar prestasi dan kinerja yang telah ditorehkan DKPP tetap berkesinambungan. Sekretariat DKPP menyusun program dan kegiatan secara efektif sesuai kebutuhan lembaga yang terus berkembang. Untuk mendukung hal tersebut Biro Administrasi DKPP RI sebagai Sekretariat DKPP RI menyelenggarakan kegiatan “Pembahasan Rencana Kerja DKPP RI Tahun 2017”.  Tujuan digelarnya acara ini adalah untuk evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan selama Januari – Juni 2017, untuk sinkronisasi pemahaman dan persepsi bersama serta menyusun program prioritas DKPP RI Juli – Desember 2017.

Usai Sekjen menyampaikan sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi paparan oleh masing-masing kepala bagian di Biro DKPP. Kemudian anggota DKPP memberikan tanggapan, masukan dan saran atas paparan yang telah disampaikan. Anggota DKPP, Prof. Muhammad misalnya memberikan masukan agar sekretariat DKPP melanjutkan program kerja yang baik dengan memaksimalkan anggaran yang ada. Sekretariat DKPP juga diminta untuk menyusun matriks kegiatan yang akan dilaksanakan dan idealnya para kepala bagian disupport oleh kasubbag dan staf untuk membuat rencana kerja per bulan di mana pada tiap minggu ke tiga, kabag melaporkan kepada pimpinan sehingga dapat menjadi satu sumber informasi yang terencana dan terukur.

“Susun matriks kegiatan, acara apa, di mana, output, outcome, siapa yang terlibat, termasuk rencana anggaran dan potensi kendala. Jika ada peluang inovasi silakan ambil, gagasan jangan hanya sekedar melepas kewajiban tetapi harus inovatif. Pemimpin tidak sekadar melanjutkan tetapi mengambil inisiatif, gagasan atau ide bahkan bisa meningkatkan kinerja. Komisioner akan support”,  kata Muhammad.

Prof. Muhammad juga concern terkait kehumasan dan update website DKPP. Selanjutnya Muhammad akan menyampaikan catatan tertulis. “Suasana kebersamaan tetap dibangun, situasi yang cair, koordinasi, silaturahmi jangan batasi dengan sekat-sekat jabatan, jangan terlalu formal jika ada gagasan atau kritik”. pesan Guru Besar Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Makassar ini. [Diah Widyawati_2]